1 Komentar

Fajar Kemenangan Adalah Milik Kita: “Nasib Akhir 2 Bandit Dunia”

Yahudi kembali beraksi dalam parade kezaliman mereka di Palestina. Sebelumnya, Syi’ah lebih dulu mempertontonkan hal yang sama di Suriah. Kedua bandit dunia ini, seolah silih berganti melempar dadu, demi menentukan siapa berikutnya yang melanjutkan misi bertajuk “Bumihanguskan Islam dan kaum muslimin”. Saudara-saudara kita dibantai. Bayi-bayi tak berdosa diangkat dari puing-puing reruntuhan. Darah dan air mata seolah tak pernah mengenal kata “istirahat” untuk mereka.

Jauhkan kata-kata semisal “putus asa” dan “patah arang”, toh pada akhirnya fajar kemenangan adalah milik kita. Suatu saat nanti akan ada seseorang di antara kita yang menancapkan satu-satunya bendera yang melambai di langit bumi, bendera Lâ-ilâha illallâh Muhammadur Rasûlullâh. Kezaliman akan terkubur, keadilan akan tegak. Air mata akan digantikan oleh senyum kemenangan. Rasa takut akan hilang, kecuali rasa takut pada Ilahi. Muka bumi akan dipenuhi oleh kening-kening yang bersujud pada Rabbul ‘Izzati. Aroma kejayaan itu terasa dekat. Itu, wahai sobat, adalah janji yang pasti.

عَنْ عَدِيِّ بْنِ حَاتِمٍ، قَالَ: بَيْنَا أَنَا عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ أَتَاهُ رَجُلٌ فَشَكَا إِلَيْهِ الفَاقَةَ، ثُمَّ أَتَاهُ آخَرُ فَشَكَا إِلَيْهِ قَطْعَ السَّبِيلِ، فَقَالَ: «يَا عَدِيُّ، هَلْ رَأَيْتَ الحِيرَةَ؟» قُلْتُ: لَمْ أَرَهَا، وَقَدْ أُنْبِئْتُ عَنْهَا، قَالَ «فَإِنْ طَالَتْ بِكَ حَيَاةٌ، لَتَرَيَنَّ الظَّعِينَةَ تَرْتَحِلُ مِنَ الحِيرَةِ، حَتَّى تَطُوفَ بِالكَعْبَةِ لاَ تَخَافُ أَحَدًا إِلَّا اللَّهَ، – قُلْتُ فِيمَا بَيْنِي وَبَيْنَ نَفْسِي فَأَيْنَ دُعَّارُ طَيِّئٍ الَّذِينَ قَدْ سَعَّرُوا البِلاَدَ -، وَلَئِنْ طَالَتْ بِكَ حَيَاةٌ لَتُفْتَحَنَّ كُنُوزُ كِسْرَى» ، قُلْتُ: كِسْرَى بْنِ هُرْمُزَ؟ قَالَ: ” كِسْرَى بْنِ هُرْمُزَ، وَلَئِنْ طَالَتْ بِكَ حَيَاةٌ، لَتَرَيَنَّ الرَّجُلَ يُخْرِجُ مِلْءَ كَفِّهِ مِنْ ذَهَبٍ أَوْ فِضَّةٍ، يَطْلُبُ مَنْ يَقْبَلُهُ مِنْهُ فَلاَ يَجِدُ أَحَدًا يَقْبَلُهُ مِنْهُ … قَالَ عَدِيٌّ: فَرَأَيْتُ الظَّعِينَةَ تَرْتَحِلُ مِنَ الحِيرَةِ حَتَّى تَطُوفَ بِالكَعْبَةِ لاَ تَخَافُ إِلَّا اللَّهَ [ص:198]، وَكُنْتُ فِيمَنِ افْتَتَحَ كُنُوزَ كِسْرَى بْنِ هُرْمُزَ وَلَئِنْ طَالَتْ بِكُمْ حَيَاةٌ، لَتَرَوُنَّ مَا قَالَ النَّبِيُّ أَبُو القَاسِمِ: صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُخْرِجُ مِلْءَ كَفِّه

“Dari ‘Ady bin Hâtim dia menceritakan: ‘Suatu ketika aku berada di sisi Nabi tiba-tiba seorang pria menghampiri beliau seraya mengeluhkan kefakiran yang menimpanya. Kemudian datang pria lain mengeluhkan maraknya perampokan di jalan (tidak ada rasa aman)’. Lantas beliau berkata: ‘Wahai ‘Ady, pernahkah engkau melihat Hîrah (sebuah tempat di Iraq, dekat Kûfah)’. Aku katakan: ‘Aku belum pernah melihatnya, namun aku pernah dikabari tentangnya’. Beliau berkata: ‘Jika umurmu panjang, sungguh engkau akan melihat seorang wanita akan melakukan perjalanan dari Hîrah untuk thawaf di Ka’bah, dia tidak merasa takut kepada siapapun kecuali hanya pada Allâh’. Aku berkata dalam hati: ‘Lantas kemana perginya, orang-orang bejat yang membuat fitnah dan huru-hara di negeri-negeri?’ Beliau berkata: ‘Jika usiamu panjang, sungguh suatu saat akan dibuka perbendaharaan Raja Kisrâ’. Aku berkata: ‘Kisrâ bin Hurmuz’? Beliau berkata: ‘Ya, Kisrâ bin Hurmuz. Andaikata umurmu masih panjang, engkau akan menyaksikan seorang mengeluarkan segenggam penuh emas atau perak di tangannya, dia mencari orang yang sudi menerimanya, namun ia tidak mendapatkan seorangpun yang mau menerimanya’… … ‘Ady berkata: ‘Aku telah menyaksikan ada seorang wanita yang bepergian dari Hîrah sampai ia thawaf di Ka’bah, tidak ada seorangpun yang ia takuti kecuali hanya Allah. Dan aku (kata ‘Ady) adalah termasuk orang yang menaklukkan Kerajaan Kisrâ dan membuka perbendaharaannya[1]. Sungguh jika umur kalian panjang, kalian akan menyaksikan kebenaran sabda Rasulullâh r tentang laki-laki yang mencari-cari orang yang sudi menerima pemberian emasnya (inilah gambaran betapa makmur, aman dan tentramnya kehidupan umat Islam saat itu, dan ini merupakan janji yang bersifat pasti -pen).” [Shahîh al-Bukhâri: 3595]

Abu Hurairah radhiallâhu’anhu meriwayatkan bahwasanya Rasulullâh pernah bersabda:

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ، فَيَقْتُلُهُمُ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِيُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ، فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوِ الشَّجَرُ: يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللهِ هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي، فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ، إِلَّا الْغَرْقَدَ، فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ الْيَهُودِ

“Kiamat tidak akan terjadi sampai kaum muslimin memerangi Yahudi. Kaum muslimin membinasakan mereka sampai-sampai mereka bersembunyi di balik batu dan pepohonan, maka saat itulah batu dan pohon berkata: ‘Wahai muslim, wahai hamba Allâh, ini Si Yahudi bersembunyi di balikku, kemari! Bunuhlah dia! Kecuali pohon Gorqod, karena ia adalah pohon Yahudi.” [Shahîh Muslim: 2922]

Faidah: Dalam hadits yang mulia ini, terdapat isyarat bahwa kemenangan akan berada di tangan Ahlut Tauhid yang tersirat dari ungkapan “Yaa..’Abdallaah (Wahai hamba Allah)”. Sehingga ‘maaf saja’, hamba-hamba “Imam Ghaib” (baca: Syi’ah Imamiyyah) tidak masuk dalam hitungan. Baik Yahudi dan Syi’ah adalah bandit-bandit dunia yang akan binasa di hari yang dijanjikan.

Jika kita bukanlah generasi yang bakal merasakan manisnya kemenangan di hari yang dijanjikan itu. Maka setidaknya nama kita tercatat dalam lembaran mereka yang mempersiapkan kemenangan akbar itu (dengan ilmu, dan amal shalih).

***

Lombok, 28 Muharram 1434 / 13-12-2012

Jo Saputra Halim (Abu Ziyan)

–semoga Allâh sudi untuk selalu memaafkannya–


[1] Syaikhul Islâm menyebutkan bahwa penaklukan Kisrâ ini (termasuk Qaishar Romawi) terjadi pada masa kekhalifahan ‘Umar bin Khath-thab radhillâhu’anhu, dan harta-harta Kisrâ serta Qaishar diinfakkan oleh ‘Umar di jalan Allâh. [Majmû’ al-Fatâwa: 25/304]

//

One comment on “Fajar Kemenangan Adalah Milik Kita: “Nasib Akhir 2 Bandit Dunia”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: