Tinggalkan komentar

Nasyid Seorang Hamba (Sekedar Mengambil Ibrah)

إلٓــهِيْ

إلٓـهِيْ…  وَخَلَّاقِيْ… وحِرْزِيْ… وَمَوْئِلِـي * إِلَيْكَ لَدَى الْإِعْسَارِ وَالْيُسْرِ أَفْزَعُ

Duhai Ilahi.., Penciptaku.., Penjagaku.., dan Pelindungku.. ** Hanya kepada-Mu, di saat duka maupun suka, aku berlindung.

إلٓـهِيْ… لَإِنْ جَلَّتْ وَجَمَّتْ خَطِيْئــَتِــيْ * فَعَفْوُكَ عَنْ ذَنْبِيْ أَجَلُّ وَأَوْسَعُ

Duhai Ilahi.., sekalipun kesalahanku memega dan membahana ** maka sungguh maaf-Mu atas dosa-dosaku, jauh lebih mega dan luas.

إلٓـهِيْ…  تَرَى حَالِـيْ وَفَـقْرِيْ وَفَاقَــتـِيْ * وَأَنْتَ مُنَاجَاتِ الْـخَفِيَّةِ تَسْمَعُ

Duhai Ilahi.., Engkau telah melihat keadaanku, kefakiranku, juga kemelaratanku ** Dan Engkau, Maha Mendengar munajat-munajat yang tersembunyi.

إلٓـهِيْ… أَجِرْنـِيْ مِنْ عَـــذَابِـــكَ إِنَّــنِيْ * أَسِيْرٌ ذَلِيْلٌ خَائِفٌ لَكَ أَخْضَعُ

Duhai Ilahi.., selamatkanlah aku dari adzab-Mu, sungguh aku ** adalah seorang hamba yang tertawan, dalam kehinaan, dan ketakutan, hanya kepada-Mu aku menundukkan diri.

إلٓـهِيْ… أَذِقْنِيْ طَعْمَ عَفْوِكَ يَوْمَ لَا * بَنُوْنَ وَلَا مَالٌ هُنَالِكَ يَــنْـفَعُ

Duhai Ilahi.., ijinkan aku mengecap lezatnya ampunan-Mu pada hari ** di mana anak-keturunan dan harta benda tidak mampu mendatangkan manfaat pada hari itu.

إلٓـهِيْ… ذُنُوْبِـيْ… جَازَتِ الطَّوْدَ وَاعْتَلَتْ * وَصَفْحُكَ عَنْ ذَنْبِيْ أَجَلُّ وَأَوْسَعُ

Duhai Ilahi.., dosa-dosaku.., sungguh telah meninggi, melampaui gunung yang tinggi ** Namun ampunan-Mu terhadap dosa-dosaku, sungguh jauh lebih agung dan lebih luas.

***

Tanbiih (peringatan): Kalimat-kalimat di atas, diterjemahkan dari salah satu lantunan nasyid Misyari Rasyid al-Affasy. Terlepas dari perbincangan para ulama tentang beliau dengan nasyid-nasyidnya, untaian kalimat-kalimat indah di atas benar-benar telah menggerakkan hati saya untuk menuliskan baris demi barisnya, demi mengambil ibrah (ketauhidan) dari makna yang dikandungnya. Jika bukan karena itu, maka sungguh, nasyid bisa meninabobokkan kita dari al-Qur’an. Dan ini tentu saja tercela.

***

Lombok, 20 Muharram 1435 – 23112013

Jo Saputra Halim (Abu Ziyân)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: