Tinggalkan komentar

Seluruh Ayat al-Qur’an Bermuara pada Tauhid

Ibnul Qayyim rahimahullah (691-751 H) berkata:

كل آية في القرآن فهي متضمنة للتوحيد شاهدة به داعية إليه، فإن القرآن إمَّا خبر عن الله وأسمائه وصفاته وأفعاله فهو التوحيد العلمي الخبري، و إمَّا دعوة إلى عبادته وحده لا شريك له وخلع كل ما يعبد من دونه فهو التوحيد الإرادي الطلبي، و إمَّا أمر ونهي وإلزام بطاعته في نهيه وأمره فهي حقوق التوحيد ومكملاته، و إمَّا خبر عن كرامة الله لأهل توحيده وطاعته وما فعل بهم في الدنيا وما يكرمهم به في الآخرة فهو جزاء توحيده، و إمَّا خبر عن أهل الشرك وما فعل بهم في الدنيا من النكال وما يحل بهم في العقبى من العذاب فهو خبر عمن خرج عن حكم التوحيد، فالقرآن كله في التوحيد وحقوقه وجزائه وفي شأن الشرك و أهله وجزائه
(مدارج السالكين:450/3)

Intisari dari ucapan Imam Besar berjuluk Syaikhul Islam ats-Tsani di atas adalah, bahwasanya:

Setiap ayat dalam al-Qur’an mengandung esensi ajaran Tauhid. Menjadi saksi bagi Tauhid, dan mengajak kepada Tauhid. Karena kandungan al-Qur’an itu berkisar pada beberapa hal;

  • al-Qur’an berisi kabar tentang Allah, tentang nama-nama-Nya, sifat-sifat-Nya, dan perbuatan-perbuatan-Nya (yang Mahasempurna). Ini adalah ajaran Tauhid, yang diistilahkan dengan “at-Tauhiid al-‘Ilmi al-Khobari”.
  • al-Qur’an berisi seruan untuk memurnikan ibadah hanya bagi Allah semata, yang suci dari sekutu dan tandingan. Juga berisi ajakan untuk meninggalkan segala sesuatu yang diibadahi selain Allah. Ini pun ajaran Tauhid, yang diistilahkan “at-Tauhiid al-Iroodiy ath-Tholabiy”
  • al-Qur’an berisi perintah dan larangan, juga perintah untuk kukuh dalam mematuhi Allah pada perintah dan larangan-Nya. Maka ini sejatinya adalah hak-hak Tauhid dan penyempurna Tauhid.
  • al-Qur’an terkadang berbicara tentang pemuliaan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang bertauhid dan bertakwa, betapa lembut sikap Allah terhadap mereka di dunia dan pemuliaan bagi mereka di akhirat. Maka ini adalah ganjaran atas Tauhid.
  • al-Qur’an terkadang berbicara tentang melapetaka yang menimpa orang-orang musyrik di dunia dan siksaan yang akan mereka rasakan di akhirat kelak. Ini adalah kabar tentang orang-orang yang keluar dari hukum Tauhid.

Maka simpulannya, al-Qur’an secara menyeluruh berisi tentang Tauhid, berisi tentang hak-hak Tauhid, ganjaran atas Tauhid, dan berbicara juga tentang lawan dari Tauhid yaitu kesyirikan, orang-orang musyrik, dan balasan bagi mereka. [Madaarij as-Saalikiin: 3/450]

***

Lombok, 06052015 – 17 Rajab 1436

Johan Saputra Halim (Abu Ziyan)
-semoga Allah memaafkannya-

Facebook: fb.com/jo.saputra.halim
Twitter: @jsaputrahalim
Page: fb.com/kristaliman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: