Tinggalkan komentar

Kejahatan Syi’ah-Rafidhah di Tanah Haram dari Masa ke Masa

ada tahun 312-H, al-Husein bin Abi Sa’id al-Jinabi, seorang gembong Syi’ah Qaramithah melakukan pembantaian besar-besaran terhadap tamu-tamu Allah di tanah haram. Peristiwa ini dituliskan oleh Ibnu Katsir (wafat: 774-H) dalam bukunya Al-Bidayah wa an-Nihayah (11/149).
Pada tahun 817-H lagi-lagi sekte Syi’ah Qaramithah melakukan pembantaian terhadap ribuan tamu-tamu Allah yang sedang melakukan manasik. Kali ini mayat-mayat mereka dilempar ke sumur zam-zam. Syi’ah Qaramithah juga berusaha menghancurkan Ka’bah, mengoyak-ngoyak kain kiswahnya, mencongkel sekaligus mencuri Hajar Aswad yang tidak kembali kecuali setelah 22 tahun lamanya sejak peristiwa pembantaian tersebut. Tragedi ini juga dikisahkan oleh Ibnu Katsir dalam al-Bidayah wa an-Nihayah-nya.
Di tahun 1406-H, beberapa calon haji beraqidah Syi’ah-Rafidhah tertangkap membawa bahan-bahan peledak  berdaya ledak tinggi, yang (jumlahnya diperkirakan) mampu menghancurkan seisi kota.
Setahun berikutnya pada 1407-H, jama’ah haji Syi’ah Rafidhah melakukan demo besar-besaran di tanah haram. Mereka membuat kekacauan dan keonaran. Membakar api, meneriakkan yel-yel pengkafiran terhadap Daulah Saudi, seraya mengusung-usung poster al-Khomaeni (tokoh Syi’ah Iran). Lantas mereka membunuh ratusan jama’ah haji yang lain.
Pada tahun 1419-H, terjadi peledakan di dekat Masjidil Haram yang dilakukan oleh ekstrimis Syi’ah Rafidhah. Ledakan tersebut telah merenggut jiwa sejumlah besar jama’ah haji. Atas dasar pengakuan para pelaku, Daulah Saudi memberlakukan hukuman mati kepada mereka. Dan Iran justru menamakan mereka sebagai para Syuhada dan bahkan menjuluki mereka -para pembunuh itu- dengan sebutan Auliya-ullah (Wali-Wali Allah).
Pada tahun 1410-H, jama’ah haji Syi’ah Rafidhah (asal Iran) melepaskan gas beracun di distrik al-Mu’aishim yang menewaskan ribuan jama’ah haji. Atas kejadian tersebut, pemerintah Saudi menutup kuota haji untuk Iran sejak tahun 1411-H sampai dengan tahun 1418-H.*

***

*Diterjemahkan dan diringkas dari postingan Ustadzuna Mukti Ali Abdulkarim, Lc. hafizhahullah di salah satu grup WA.

13 Dzulhijjah 1436-H | 27092015
Abu Ziyan Johan Saputra Halim
kristaliman.wordpress.com
fb.com/kristaliman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: