Tinggalkan komentar

Ramadhan, Sabar & Syukur

Hidup setiap insan yang beriman, sejatinya berkisar pada dua kondisi; sabar dan syukur. Karena kehidupan segenap manusia, pada hakikatnya juga berkisar antara dua keadaan; antara cobaan dan nikmat, antara sempit dan lapang, silih berganti antara suka dan duka, antara tangis dan tawa, antara bahagia dan lara.
Hidup kita berkisar antara nikmat yang butuh untuk disyukuri, serta cobaan dan kesedihan yang perlu dihadapi dengan sabar.

Bahkan, keduanya tidak jarang harus bertukar posisi agar jiwa mencapai paripurna. Karena nikmat pun, butuh kesabaran. Sebagaimana cobaan, juga butuh untuk disyukuri. Tak ada cobaan yang sempurna menjelma duka, sebagaimana tak ada nikmat yang benar-benar utuh membawa bahagia. Boleh jadi cobaan adalah kenikmatan di penghujung jalan. Tidak juga mustahil, kenikmatan adalah bencana di akhir cerita.

Yang kita butuhkan hanyalah menjadikan kedua kondisi tersebut mengguyurkan keberkahan dan kebaikan bagi kita. Dan itu, hanya ada pada mereka, orang-orang mukmin:

عجبًا لأمرِ المؤمنِ . إن أمرَه كلَّه خيرٌ . وليس ذاك لأحدٍ إلا للمؤمنِ . إن أصابته سراءُ شكرَ . فكان خيرًا له . وإن أصابته ضراءُ صبر . فكان خيرًا له

“Orang-orang mukmin sungguh menakjubkan. Apapun kondisi mereka, mereka selalu dalam kebaikan. Dan (kondisi) yang demikian hanya ada pada orang mukmin saja. Saat mendapat nikmat, dia bersyukur, dan itu baik buat dia. Ketika musibah menimpanya, dia pun bersabar, dan itu baik baginya”. [Shahih Muslim:  2999]

***

Ramadhan membawa pesan-pesan kesabaran. Sementara petuah-petuah tentang syukur, dengan setia mengiringi. Di siang hari saat berpuasa, jiwa bersabar dalam lapar dan dahaga. Saat adzan Maghrib berkumandang, ada rasa syukur yang harus dilangitkan, tuk mentahbiskan nikmat berbuka. Saat malam semakin larut, jiwa kembali harus bersabar dalam tilawah dan qiyam. Saat badan direbahkan dipembaringan, ada nikmat yang harus dibalut dengan syukur. Demikian seterusnya. Pesan Ramadhan tentang sabar dan syukur, silih berganti melatih jiwa.

***

Tujuannya…, agar kita terlahir kembali menjadi insan yang meraih kemenangan sejati. Dan itu, hanya untuk mereka yang bersabar di atas taqwa:

إِنِّي جَزَيْتُهُمُ الْيَوْمَ بِمَا صَبَرُوا أَنَّهُمْ هُمُ الْفَائِزُونَ

“Sesungguhnya Aku memberi balasan kepada mereka di hari ini, karena kesabaran mereka; sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang.” [QS. al-Mu’min: 111]

Tujuannya…, agar nikmat Allah sudi menyapa dan bertambah. Dan itu, hanya bagi mereka yang bersyukur:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. [QS. Ibrahim: 7]

Tujuannya…, agar kita bisa mengambil ibroh (pelajaran) dari pesan-pesan ilahi dalam setiap ketentuan-Nya. Karena hal itu, hanya mungkin diraih oleh mereka yang banyak bersabar dan bersyukur:

إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِكُلِّ صَبَّارٍ شَكُورٍ

“Sesunguhnya pada yang demikian itu terdapat ayat-ayat Allah (pelajaran) bagi setiap orang yang banyak bersabar dan banyak bersyukur.” [QS. Ibrahim: 5]

***

Maka segala puji bagi Allah, yang telah berkenan mempertemukan kita kembali dengan Ramadhan; madrasah sabar dan syukur. Sabar dalam 3 bentuknya; sabar di atas ketaatan, sabar dalam menghadapi cobaan, dan sabar menjauhi maksiat. Juga syukur dengan 3 tingkatannya; pengakuan hati akan nikmat Allah, memuji Allah dan berterimakasih kepada-Nya dengan lisan, serta menggunakan nikmat Allah untuk ketaatan.

Semoga Allah mempertemukan kita kembali-sebanyak mungkin-dengan Ramadhan di atas ketaatan demi ketaatan. Dan semoga Allah berkenan menutup catatan amal Ramadhan kita tahun ini dengan ampunan dan ridha-Nya.

***

Ma’had tercinta, 27 Ramadhan 1437 (2016)

Abu Ziyan Jo Saputra Halim
Page: fb.com/kristaliman

Channel: telegram.me/kristaliman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: