Tag Archive | Fatwa

Ru’yah Hilal Dengan Teleskop: Bid’ahkah..?? Tunggu Dulu..!!

Ru’yah Hilal Dengan Teleskop: Bid’ahkah..?? Tunggu Dulu..!!

Jadi teringat. Dulu, di antara ahlussunnah khususnya thullâbul ‘ilmi (penuntut ilmu syar’i), banyak yang kekeh menganggap penggunaan alat bantu ru’yatul hilâl semacam teropong dan teleskop adalah satu di antara kebid’ahan era kontemporer dalam metode penetapan awal-akhir puasa. Sejatinya ini adalah masalah ijtihadiyyah yang tidak selayaknya kaum muslimin gontok-gontokan karenanya. Sekalipun saya condong pada pendapat cukupnya […]

Awal Puasa; Ikut Pemerintah, Saudi Arabia, atau Negeri Tetangga…??

Awal Puasa; Ikut Pemerintah, Saudi Arabia, atau Negeri Tetangga…??

Beberapa tahun lalu ketika negeri kita yang tercinta ini dihebohkan dengan perdebatan masalah ru’yatul hilâl dan kapan harus memulai puasa Ramadhân, tiba-tiba saja lembaga independen pemantau hilal mulai tumbuh bak jamur di musim hujan. Di antara lembaga-lembaga tersebut ada yang resmi merupakan anak ranting dari sebuah ormas Islam dengan keanggotaan sekian banyak orang, dan ada […]

Benarkah ‘Utsman radhiallahu’anhu Mengkhatamkan al-Qur’an dalam Rakaat Witir?

Al-Muhaddits Ali Hasan al-Halaby hafizhahullaah ditanya: هل صح أن عثمان رضي الله عنه ختم القرآن كله في ركعة الوتر؟ و إن صح ذلك، فكيف نوفق بينه و بين النهي عن ختم القرآن في أقل من ثلاثة أيام ؟ جزاكم الله خيراً “Shahih-kah kisah tentang ‘Utsman radhiallaahu’anhu yang mengkhatamkan al-Qur’an dalam shalat witir? Jika benar shahih, […]

Bolehkah Shalat Tanpa Iqamah?

Al-Muhaddits Ali Hasan al-Halaby hafizhahullah ditanya: هل الإقامة واجبة قبل الصلاة ؟ أم هي سنة مستحبة فقط ؟ هل تصح الصلاة بدون الإقامة ؟ جزاكم الله خيراً و بارك الله فيكم “Apakah iqaamah wajib dilakukan sebelum shalat (fardhu)? Atau ia hanya sunnah yang dianjurkan saja? Apakah sah shalat tanpa iqaamah? Semoga Allah membalas Anda dengan […]

Puasa Syawwal: 5 Pelajaran Berharga dari Imam Malik

Puasa Syawwal: 5 Pelajaran Berharga dari Imam Malik

Ada sebuah ungkapan yang—bagi saya pribadi sebagai orang yang awam dalam fiqih madzhab—cukup “mengherankan” dari Imam Malik bin Anas rahimahullaah (wafat: 179-H) tentang sunnah puasa 6 hari di bulan Syawwal. Dalam al-Muwaththa’ Imam Malik[1] disebutkan: قَالَ يَحْيَى: وسَمِعْتُ مَالِكًا يَقُولُ: فِي صِيَامِ سِتَّةِ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ مِنْ رَمَضَانَ، «إِنَّهُ لَمْ يَرَ أَحَدًا مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ […]

Boleh “Qadha’ + Syawwal” Sekaligus Nggak..?? Yang Mana Lebih Dulu..??

Boleh “Qadha’ + Syawwal” Sekaligus Nggak..?? Yang Mana Lebih Dulu..??

Keutamaan Puasa Syawwal Berpuasa 6 hari di bulan Syawwal punya keutamaan yang besar di sisi Allah. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda sebagaimana diriwayatkan oleh sahabat, Abu Ayyub al-Anshory radhiallaahu’anhu[1]: مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ “Barangsiapa berpuasa Ramadhan, lalu melanjutkannya dengan berpuasa 6 hari di bulan Syawwal (selain […]